Sabtu, 30 Januari 2016

Pulisi tidur

Judulnya memang pulisi tidur. Tapi jangan salah faham dulu, jangan suudzon dengan bapak bapak polri.
Pulisi tidur yang saya maksud adalah perintang jalan, atau gajlukan . Yaitu perintang jalan yang biasa kita jumpai di perumahan perumahan kelas menengah ke bawah. Soalnya kalo perumahan elit jalanannya mulus, rusak sedikit langsung diperbaiki.
Kembali ke pulisi tidur tadi, kalo dibuat dijalan dalam perumahan, mungkin gak masalah atau sudah wajar. Tapi kalo di buat di jalan utama di luar perumahan kok rasanya kurang pas.Seperti yang ada di sepanjang jalan antara Cadas - Kukun.
Kalo sampeyan pernah melewati jalanan itu, saya yakin sampeyan pasti ngedumel.
Kenapa jalan utama dipasangi ranjau gajlukan itu,bukan hanya karena ukurannya yg relatif tinnggi,tapi jumlahnya yang bisa masuk rekor MURI.
Seorang kawan pernah menghitung mulai start dari.pintu gerbang graha batavia sampai lampu merah cadas,total jenderal ada 64 buah.
Bisa dibayangkan betapa sengasaranya bagi yang tiap hari melewatinya. Selain perut sakit / senep. Juga kendaraan jadi cepat rusak. Terutama bagi yang naik motor,shockbreaker pasti cepat rusak.
Padahal saya pernah baca, kalo tidak bisa sembarangan membuat pulisi tidur, ada peraturannya , ada yang berwenang membuatnya. Nggak sembarangan ,seenak.udelnya seperti yg ada di jalan.cadas kukun.
Cuma kenapa yang punya wewenang diam saja, seakan pura pura nggak tau. MICEK kalo dalam istilah orang jawa.
Bukan apa apa, yg jelas banyak yang dirugikan. Waktu tempuh jadi lebih lama,jalanan jadi rusak dan macet.
Yang aneh mereka yg membuat pulisi tidur ini, gak mau nambal jalan yg berlubang. Mereka bisa beli semen hanya untuk membuat gundukan yg dapat mencelakain orang. Sebab sering  terjadi, pagi waktu berangkat belum ada gundukannya,tapi ketika pulang - gundukan sudah.ada. dan tentu saja mengagetkan,apalagi kalo pulang malam,jalanan gelap,orang bisa jatuh kalo.tidak siap, atau mengurangi kecepatan.Entah apa yang di pikiran.orang orang itu, kalo emang gak boleh ada kendaraan.lewat, cangkuli aja jalanannya.
Harusnya mereka bisa mikir, bahwa imbas dari kemajuan mereka harus beradabtasi,menyesuaikan. Mungkin dulu sebelum banyak perumahan di daerah Rajeg, jalananan gak seramai ini,
Kalo gak bisa menyabrang karena banyak kendaraan lewat, toh ada solusi lain.
Bukan membuat gajlukan yg merugikan.pengguna jalan.

Selasa, 26 Januari 2016

Tanjung kait

Sungguh momenyenangkan dapat libur bersama dengan keluarga. Meskipun murah,tapi anak anakku cukup senang.
Tanjung kait, adalah sebuah pantai yg terletak di daerah Mauk, Tangerang. Dari rumah kami di daerah Kukun ,Rajeg hanya memerlukan waktu perjalanan.sekitar 20 menit, cukup dekat . Tapi kami jarang kesana, biasanya kami lebih memilih ke kolam renang
Tapi kali ini, aku mau mengenalkan air laut pada anak perempuanku,Anindya. Karena dia sedari kecil blm pernah ke laut. Dan ternyata dia cukup senang ,bermain pasir, dengan mas gantengnya Gusti Satria.

Jumat, 15 Januari 2016

Nyuci mori

Acara nyuci mori bulan suro,ritual tahunan bagi kami para warga Persaudaraan Setia 
Hati Terate. Kebetulan tahun ini (2015) diadakan di kediaman mas Gianto, diperumahan Villa Permata, Sindangsari,Pasar Kemis Tangerang.
 





banyak sedulur sedulur yg datang,ikut 'ngancani" melekan sampai pagi.
terlihat betapa keakraban ,rasa persaudaraan antar warga, meskipun kami berasal dari berbagai daerah, tahun pengesahan yg beragam, kami tetap guyub rukun.
bulan suro adalah bulan awal tahun penanggalan jawa, kami berharap dengan penyucian mori ini, kami kembali suci, kembali putih, agar hidup lebih berguna dan lebih taat lagi kepada Gusti Alloh yg Maha Esa. kami tidak mengkultuskan mori, atau menganggap mori sebagai jimat. mori adalah mori, hanya kain putih sangu mati. kain kafan, pakaian kita nanti menghadap yg kuasa.
sebagai pendekar kami tidak takut mati,
bahkan kain mori kami gunakan sebagai sabuk.
agar kami selalu eling lan waspada,
Sebagai manusia jawa,tentu kami tidak melupakan tradisi para leluhur, mengenai ubo rampe
dalam doa sebelum menyuci ,tentu banyak makna yg tersirat. panggang buceng dan segala perlengkapan adalah kiasan kiasan untuk menyampaikan maksud kami memohon pada Yang Kuasa.
 Semoga tahun depan semuanya lebih baik lagi, murah rejeki sandang pangan lan papan
lebih taat ibadahnya,amin

Sabtu, 09 Januari 2016

dara permata


Menyambut tahun baru 2016
Meniup terompet
Adalah kesenangan tersendiri
Buat anak anak ini
Semoga terus rukun, menjadi anak gadis yg baik,dapat berbakti dan membanggakan orang tuanya.
Riska,Sifa,Yafi,Sekar,Anindya (Lima sekawan villa permata)