Hati Terate. Kebetulan tahun ini (2015) diadakan di kediaman mas Gianto, diperumahan Villa Permata, Sindangsari,Pasar Kemis Tangerang.
banyak sedulur sedulur yg datang,ikut 'ngancani" melekan sampai pagi.
terlihat betapa keakraban ,rasa persaudaraan antar warga, meskipun kami berasal dari berbagai daerah, tahun pengesahan yg beragam, kami tetap guyub rukun.
bulan suro adalah bulan awal tahun penanggalan jawa, kami berharap dengan penyucian mori ini, kami kembali suci, kembali putih, agar hidup lebih berguna dan lebih taat lagi kepada Gusti Alloh yg Maha Esa. kami tidak mengkultuskan mori, atau menganggap mori sebagai jimat. mori adalah mori, hanya kain putih sangu mati. kain kafan, pakaian kita nanti menghadap yg kuasa.
sebagai pendekar kami tidak takut mati,
bahkan kain mori kami gunakan sebagai sabuk.
agar kami selalu eling lan waspada,
Sebagai manusia jawa,tentu kami tidak melupakan tradisi para leluhur, mengenai ubo rampe
dalam doa sebelum menyuci ,tentu banyak makna yg tersirat. panggang buceng dan segala perlengkapan adalah kiasan kiasan untuk menyampaikan maksud kami memohon pada Yang Kuasa.
Semoga tahun depan semuanya lebih baik lagi, murah rejeki sandang pangan lan papan
lebih taat ibadahnya,amin


Tidak ada komentar:
Posting Komentar